haha69
haha69
haha69

Resusitasi Jantung Paru, Pengertian dan Langkah Melakukan Bantuan Henti Jantung

Resusitasi Jantung Paru, Pengertian dan Langkah Melakukan Bantuan Henti Jantung

Liputan6.com, Jakarta – Tindakan melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) atau Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) kerap muncul dalam adegan di sinetron maupun drama yang kita tonton. Tindakan darurat tersebut memang dibutuhkan dalam kehidupan kita sehari-hari bahkan bisa menyelamatkan nyawa seseorang.

Lalu, apa itu RJP dan bagaimana melakukan tindakan tersebut?

RJP adalah upaya untuk mencoba mengembalikan atau menggantikan fungsi jantung yang bermasalah karena gangguan listrik maupun serangan jantung. Dengan RJP, diharapkan jantung kembali bekerja sehingga kehidupan bisa diselamatkan seperti disampaikan dokter umum Eka Hospital BSD Alfonsus Alex Mintarja.

Berikut hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan Resusitasi Jantung Paru:

1. Amankan Lingkungan

Pastikan pasien tersebut sudah berada di tempat yang aman tidak di tengah jalan. Pilih tempat yang keras dan lurus ketika memberikan RJP.

2. Cek Respons

Cek resposn orang tersebut. Bisa dengan memanggil korban dengan suara kencang sembari menepuk atau menggoyangkan tubuhnya. Mencubit ujung bawah daun telinga atau pipi juga bisa.

3. Minta Bantuan/Telepon Nomor Darurat

Selanjutnya, minta bantuan orang lain untuk membantu melakukan RJP serta menghubungi nomor darurat untuk memanggil ambulans atau tim kesehatan.

“Saat melihat orang mengalami henti jantung, jangan jadi hero sendiri. Jangan lupa minta bantuan,” kata Alfonsus saat berkunjung ke kantor Liputan6.com pada Rabu (26/7/2023).

4. Cek Jalan Napas

Periksa juga apakah korban masih dalam keadaan bernapas. Singkirkan sumbatan pada rongga mulut dalam bentuk apapun jika ada, seperti muntah atau darah.

5. Cek Nadi

Periksa denyut nadi korban dengan cara meraba dengan dua jari (jari telunjuk dan jari tengah) di salah satu sisi leher korban (di bawah rahang dan di samping batang tenggorok).