haha69
haha69
haha69

Penyebab dan Gejala Hoarding Disorder, Suka Timbun Barang Tanpa Melihat Nilainya

Penyebab dan Gejala Hoarding Disorder, Suka Timbun Barang Tanpa Melihat Nilainya

Liputan6.com, Jakarta – Viral di media sosial seorang pria memperlihatkan sebuah kos yang dihuni oleh wanita. Kamar kos yang dihuni wanita tersebut amat berantakan. Selain itu, penuh dengan tumpukan sampah.

Melihat kondisi kamar kos yang seperti itu, beberapa warganet menyangkutkan dengan hoarding disorder. Apa itu hoarding disorder?

Hoarding disorder adalah gangguan yang ditandai dengan kesulitan membuang atau berpisah dengan barang kepunyaan, tanpa melihat nilai dari barang tersebut.

“Hal ini berbeda dengan mengumpulkan barang pada umumnya. Pada hoarding disorder, terjadi akumulasi dari sejumlah besar barang-barang yang memadati dan mengacaukan ruang tamu sehingga ruang tamu tersebut tidak bisa digunakan lagi,” kata dokter spesialis kedokteran jiwa William Surya Atmadja mengutip laman EMC Healthcare.

Hal ini berbeda dengan mengumpulkan barang pada umumnya. Seorang hoarding disorder melakukan akumulasi hingga memadati ruangan. Sehingga ruangan pun tidak bisa digunakan kembali.

Penyebab Hoarding Disorder

Menurut psikolog Craig Sawchuk Ph.D, penyebab seseorang mengalami hoarding disorder ada dua. Pertama karena depresi yang berat.

“Faktanya seorang hoarding disorder mengalami gangguan depresi komorbilitas dibandingkan dengan gangguan kecemasan lainnya,” jelasnya.

Selain itu, penyebab kedua karena sejak kecil mereka telah ditanamkan untuk tidak boros dan membuang barang.

“Bisa juga dari pengasuhan, itu terjadi dalam keluarganya yang mengajarkan segala sesuatu memiliki nilai dan dapat digunakan suatu saat nanti,” tambah Sawchuk di YouTube Mayo Clinic dikutip pada Jumat, 6 Oktober 2023.