haha69
haha69
haha69

Menelisik Perkembangan Balon hingga Ring Jantung yang Digunakan dalam Primary PCI

Menelisik Perkembangan Balon hingga Ring Jantung yang Digunakan dalam Primary PCI

Liputan6.com, Jakarta – Primary Percutaneous Coronary Intervention atau Primary PCI menjadi tindakan yang efektif cegah kematian akibat serangan jantung jika dilakukan sesegera mungkin.

Primary PCI adalah prosedur intervensi non-bedah dengan memasukkan selang kecil yang fleksibel (kateter) melalui pembuluh pergelangan tangan ataupun pangkal paha. Kateter diarahkan menuju arteri koroner yang tersumbat dan membuka sumbatan tersebut dengan balon maupun stent (ring jantung).

Menurut dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Heartology Cardiovascular Hospital, Jajang Sinardja, pada masa awal penemuan Primary PCI tahun 1980-an, tindakan ini hanya menggunakan kateter dengan balon. Tujuannya membuka kembali arteri koroner yang tersumbat akibat penumpukan plak (lemak jahat).

“Yang pertama kali mengenalkan balon untuk PCI itu orang-orang Jerman tahun 77. Dicoba sendiri ke tubuhnya, dicoba ke anjing. Bayangkan bikin balon lentur yang bisa masuk ke pembuluh darah,” kata Jajang menjawab pertanyaan Health Liputan6.com dalam temu media di Heartology Cardiovascular Hospital, Jakarta Selatan, Jumat (20/10/2023).

Balon ini harus lentur tapi harus pula cukup kuat untuk membuka penyumbatan di arteri koroner.  Pada 1980-an, dokter dari Mid America Heart Institute, Kansas City, Geoffrey Hartzler mulai menggunakan balon tersebut untuk tindakan Primary PCI.

“Baru tahun 90-an ke atas orang-orang melihat, kalau menggunakan balon saja maka sumbatan yang telah dikembangkan dengan balon tidak ada yang mengganjal sehingga berpotensi tersumbat kembali.”

“Sekitar 30 hingga 40 persen pasien yang arteri koronernya sudah dikembangkan dengan balon, pembuluh darahnya kembali kuncup,” jelas Jajang.

Prosedur pemasangan ring jantung dengan kateter.