haha69
haha69
haha69

Kelola Hipertensi agar Tak Berujung Serangan Jantung Bahkan Kerusakan Otak

Mengenal Hipertensi Resisten, Kala Tekanan Darah Tetap Tak Terkontrol meski Sudah Minum Obat

Liputan6.com, Jakarta Hipertensi atau tekanan darah tinggi saat ini bukan cuma jadi penyakit yang mendera orang tua. Banyak orang muda yang saat memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan alami hipertensi.

Menurut data Riset Kesehatan Dasar 2018 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sekitar 34,1 persen penduduk dewasa Indonesia menderita hipertensi.

“Angka ini menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga populasi Indonesia berpotensi terkena risiko komplikasi serius akibat hipertensi jika tidak diatasi dengan baik,” kata dokter spesialis penyakit dalam Wirawan Hambali.

Maka itu, bila dokter mengatakan bahwa Anda sudah terkena hipertensi, maka perlu dilakukan pengelolaan agar tidak menimbulkan komplikasi.

“Pencegahan dan pengelolaan hipertensi sangat penting untuk menghindari komplikasi yang lebih serius seperti serangan jantung, stroke, atau kerusakan organ lainnya,” kata Wirawan.

Berikut hal yang perlu dilakukan untuk mengelola hipertensi:

1. Perubahan gaya hidup

Menerapkan pola makan sehat, mengurangi konsumsi garam, meningkatkan aktivitas fisik,berhenti merokok, dan mengurangi konsumsi alkohol.

2. Terapi pengobatan

Dokter mungkin akan meresepkan obat untuk menurunkan tekanan darah jika perubahan gaya hidup tidak cukup efektif membantu.

“Ada baiknya obat rutin yang sudah diresepkan dokter diminum secara teratur untuk membantu kerja organ tubuh dalam menurunkan tekanan darah,” kata Wirawan.

Ia juga mengatakan agar tak usah khawatir soal efek samping obat yang diresepkan dokter. Obat rutin yang sudah diresepkan oleh dokter tidak akan membuat ginjal rusak, karena dosisnya sudah disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

“Sebaliknya, resep obat rutin yang tidak dikonsumsi dengan baik, justru dapat memperberat kerja organ ginjal,” lanjut Wirawan yang sehari-hari praktik di RS Pondok Indah – Puri Indah Jakarta ini dalam keterangan tertulis ke Health Liputan6.com.