Liputan6.com, Jakarta CEO Tesla, Elon Musk, saat ini sudah memiliki 11 anak dari tiga wanita. Pria 52 tahun itu punya anak dari mantan istrinya Justin Wilson, lalu dengan karyawannya Shivon Zilis, dan pacar yang kerap sambung putus Grimes.
Rupanya, Elon Musk secara pribadi punya keinginan agar angka kelahiran global meningkat. Namun, dia ingin yang punya anak adalah orang-orang yang pintar dan cerdas.
“(Musk) benar-benar ingin orang-orang pintar memiliki anak,” kata Shivon Zilis dalam kutipan biografi Elon Musk yang bakal dirilis New York Times seperti mengutip Page Six.
Sebenarnya tidak hal itu tidak mengagetkan, lantaran pada Juli 2022, Elon Musk juga sempat menyatakan hal terkait reproduksi lewat cuitan di Twitter –sekarang bernama X-. Ia menulis: Melakukan hal terbaik untuk membantu krisis kekurangan populasi.
Dari biografi tersebut diketahui bahwa bos Tesla ini punya anak ke-11 pada berjenis kelamin laki-laki bernama Techno Mechanicus yang punya panggilan Tau. Anak tersebut buah hubungannya dengan Grimes.
Pertama Kali Jadi Ayah Tahun 2002
Elon Musk pertama kali menjadi ayah pada 2002. Ia memiiliki anak bernama Nevada yang dilahirkan oleh istri pertamanya, Justine Wilson.
Seperti diketahui mereka menikah pada 2000, pertemuan keduanya saat duduk di bangku sekolah di Queen’s University Ontario.
Namun, usia Nevada tak lama. Anak pertama Elon Musk dengan Justine meninggal karena sudden infant death syndromen. Ini adalah kematian mendadak pada bayi yang tidak diketahui penyebabnya.
Lalu, pasangan tersebut menjalani program bayi tabung, yang menghasilkan bayi kembar bernama Xavier dan Griffin pad 2004.
Lalu, pada 2006, kembali punya anak kembar kali ini kembar tiga bernama Kai, Saxon, dan Damian.
Tahun 2008, Elon Musk dan Justine bercerai. Keduanya setuju untuk berbagi hak asuh lima anak.
Sempat juga Justine Wilson menulis dalam sebuah esai untuk Marie Clare pada tahun 2010 bahwa dia merasa lebih seperti ‘karyawan’ bagi Musk daripada pasangan selama menjalin hubungan.